PSIKOTES & ASSESSMENT
Layanan Psikotes dan Assessment SDM Titik Balik membantu perusahaan memahami karakter, kompetensi, dan potensi karyawan untuk mendukung keputusan rekrutmen, promosi, dan pengembangan karier yang tepat.
Kenali, Kembangkan, dan Optimalkan Potensi SDM Anda
Titik Balik menghadirkan layanan Psikotes dan Assessment SDM yang dirancang untuk membantu perusahaan memahami potensi, karakter, dan kompetensi karyawan secara menyeluruh. Mulai dari proses rekrutmen, penempatan posisi, hingga pengembangan karier, kami menggunakan metode ilmiah yang akurat dan hasil yang dapat diandalkan.
Dengan dukungan tim profesional di bidang psikologi industri dan organisasi, setiap hasil assessment kami sajikan dalam bentuk laporan komprehensif yang mudah dipahami dan siap digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan strategis.
Rekrutmen
Psikotes merupakan metode untuk mengidentifikasi aspek-aspek potensi psikologis secara menyeluruh, untuk mengenali karyawan atau calon karyawan pada saat penerimaan calon karyawan baru atau penempatan pada jabatan sesuai kebutuhan.
Assessment
Assessment merupakan metode untuk mengidentifikasi aspek-aspek kompetensi atau potensi psikologis karyawan secara lebih kompleks untuk seleksi, penempatan, promosi, konseling karir, atau pelatihan.
Assessment Center
Assessment Center merupakan metode untuk mengidentifikasi aspek-aspek kompetensi psikologis karyawan secara lebih kompleks. Metode dengan Interview BEI, In Basket / In Tray, Focus Group Discussion, Analisa Kasus dan Presentasi (khusus manager dan direktur)
Konseling
Beragamnya permasalahan yang dihadapi oleh individu baik ringan maupun berat sebaiknya tidak dibiarkan menumpuk dalam pikiran. Mengabaikan masalah hingga akhirnya tidak mendapatkan penanganan yang tepat akan menimbulkan tekanan yang sangat mengganggu dan mengancam kesehatan maupun mental. Konseling bertujuan untuk mengubah perilaku yang salah, belajar membuat keputusan, dan mencegah timbulnya masalah.
Training / Pelatihan SDM
Pelatihan SDM berperan penting dalam menjaga dan meningkatkan kualitas kinerja karyawan sebagai aset utama perusahaan. Melalui pelatihan, baik kemampuan teknis (hard skill) maupun nonteknis dapat ditingkatkan dan diperbarui agar tetap relevan dengan kebutuhan pekerjaan. Pemilihan pelatihan yang tepat didasarkan pada hasil assessment untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan karyawan, sehingga pelatihan menjadi sarana efektif dalam mengembangkan potensi dan memperbaiki kekurangan.